To be is to do........ to do is to be...
Have you think to kept next generation?

visit Al-muttaqin and Al-Binaa.

proses terjadinya

gas rumah kaca memerangkap panas

-Energi matahari diserap dan dipantulkan oleh atmosfer bumi


-permukaan bumi meresap dan meradisaikan energi matahari yang diserap ke luar angkasa


-gas rumah kaca menyerap panas yang diradiasikan melalui atmosfer


-gas meradiasikan kembali panas ke segala arah sebagian besar tetap di atas

-lebih banyak gas artinya lebih banyak panas yang terperangkap di atmosfer



-otomatis suhu akan meningkat

-terjadilah gelobal warming

Gas rumah kaca berbeda

-CO2 sejauh ini adalah gas rumah kaca yang dibuat manusia.namun,sesungguhnya metana & dinitrogen oksida lebih berpotensi & kosentrasinya juga meningkat. Molekul demi molekul, dinitrogen oksida menangkap panas 200 kali lipat dari pada CO2.
Ngomong-ngomong berapa lama gas bertahan?
Metana & dinitrogen oksida bertahan di atmosfer selama kurang lebih 12~114 tahun , sedangkan CO2 berabad-abad*.

(sumber:Intergovermental panel on climate change, fourth assement working group 1 tabel 21/4)

Karbon berpindah

Atmosfer ,daratan dan lautan memiliki simpanan raksasa yang mengeluarkan karbon dan menyerapnya dalam siklus alami, seperti seperti siklus air di bumi. Namun selama 100 tahun terakhir, amnesia memindahkan karbon dalam jumlah besar ke dalam atmosfer malelui penggundulan hutan dan pemakaian bahan bakar fosil, mengubah ritme alami yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

-Daratan 3800 gigaton karbon

karbon tersimpan pada tumbuhan ,tanah.api, pertumbuhan tanaman, pelapukan dan deforestasi memindahkan karbon antara daratan dan atmosfer.

-atmosfer 762 gigaton karbon

Aktifitas manusia meningkatkan CO2 di udara secara segnitifikan dalam 200 tahun terakhir lebih tinggi dari pada yang terdapat dalam inti es ayng berusia 800.00 tahun

-laut38.271 gigaton karbon

Laut yang dalam dan dingin menyimpan karbon sekotar 50 kali jumlah yang ada di atmosfer. CO2 berpindah dengan cepat di antara udara dan permukaan atas air laut, namun bias memakan waktu berabad-abad untuk mencapai dasar laut. Dari sini terdapat pula ancaman asam lautan

(climate chane 2007: the physical sience hassis; the global carbon cycle, christoper B. field duniochael R. raupach,.

~Waktu terus bertabu tak menghiraukan apa yang telah kau lakukan~

2 komentar:

ihsan-SMAITALBINAA-jsc2009.blogspot.com | 3 Maret 2009 01.34

waaa..... ternyata alam nyerap juga ya...
apakah tubuh kt juga nyerap? hihihihi...
gas rumah kaca berbeda..berarti emisi berbeda... kl gt penghasil N2O dan metana apaan dong?

Nurul Shabrina | 2 Januari 2013 06.12

permisi, numpang reply comment di atas saya hihihi..
setau aku, tubuh kita juga perlu sinar matahari buat menghangatkan tubuh.
setau aku, emisi itu nama lainnya gas buang (dari pabrik misalnya
N2O aku kurang tau, kalo metana setauku bisa juga dari pembusukan sampah.
maaf kalau salah, saya juga belajar hehe

Poskan Komentar

Foto